Konfigurasi Postgre Agar Bisa Diakses Dalam Satu Jaringan

Pada catatatn ini  saya akan membagikan sedikit tutorial tentang bagaimana cara membuat konfigurasi Database postgreSQL agar bisa diakses dengan mudah dalam satu jaringan. Kebetulan dulu waktu pertama saya nyoba konfigurasi susahnya mintak ampun karena cuma ada masalah satu saja yang tidak saya temukan dibanyak tulisan yaitu konfigurasi firewall dan IP tabels nya..  Pada kasus ini saya akan mebahas pada implementasi pada Centos/RadHat/Fedora. 


1. Konfgurasi  postgresql.conf 
Pada konfigurasi yang pertama ini kita akan merubah beberapa properti agar bisa diakse oleh IP lain dalam satu jaringan. 
Langkah 1
Silahkan buka saja file konfigurasi ini dengan mengetik perintah berikut pada terminal. ohh yah untuk perintah dibawah ini adalah default standart install postgreSQL di linux. Bila anda meletakannya di direktori yang berbeda tinggal disesuaikan saja dengan punya anda. 
ketikan : (Sudah Akses sebagai root yah)


nano /var/lib/pgsql/data/postgresql.conf

POSTGRE 9.3 (Kasus saya sendiri)

nano /usr/share/postgresql/9.3/postgresql.conf.sample

hapus sample nya

jika tidak tetemu bisa ketik di terminal

#locate postgresql.conf


Langkah 2

Sekarang edit pada baris “Connections and Authentication”
-------------------------------------------------------
#listen_addresses = ‘localhost’
#port = 5432
#max_connections = 100
-----------------------------------------------------
Langkah 3 
Hilangkan pagar dan rubah menjadi sepert dibawah ini : 
--------------------------------------------------
Listen_addresses = ‘*’
port = 5432
max_connections = 100
--------------------------------------------------
Langkah 4 
Ubah juga untuk baris dibawah ini  :
---------------------------------------------------
#password_encryption = on
----------------------------------------------------
Hilangkan tanda pagar menjadi
---------------------------------------------------
Password_encryption = on
----------------------------------------------------
Langkah 5 
Simpan data cara tekan CTR+X  kemudian lanjutkan dengan tekan Y dan terahir Enter.. 
Otomatis apa yang kita ubah tadi tersimpa. Selanjutnya kita akan knfigurasi pada file yang lain. 





2.Konfigurasi pg_hba.conf
Tujuan dari konfigurasi file ini adalah untuk mendefinisikan siapa saja  yang bisa mengakses server berdasarkan ip yang sudah kita tentukan.
Langkah 1
silahkan buka filenya dengan mengetikan perintah berikut : 


nano /var/lib/pgsql/pg_hba.conf


Langkah 2 
Tambahkan IP Range yang akan kita perbolehkan untuk mengakses database dengan cara menambahkan satu baris dibawah ip default yang ada pada konfigurasi sebelumnya. 
saya tambahkan baris 
------------------------------------------------
hostall all 192.168.1.0/24 trust
---------------------------------------------------------
Sehingga menjadi seperti dibawah ini : 
---------------------------------------------------------------------------
# Database administrative login by UNIX sockets
local all postgres ident sameuser


# TYPE DATABASE USER CIDR-ADDRESS METHOD


# “local” is for Unix domain socket connections only
local all all ident sameuser
# IPv4 local connections:
host      all         all    127.0.0.1/32            md5
host    all all 192.168.1.1/24 trust
# IPv6 local connections:
host all all ::1/128 md5
-----------------------------------------------------------------------------

Langkah 5 
Simpan data cara tekan CTR+X  kemudian lanjutkan dengan tekan Y dan terahir Enter.. 
Otomatis apa yang kita ubah tadi tersimpa. Selanjutnya kita akan knfigurasi pada file yang lain.
Langkah 6 
Silahkan anda restar postgreSQL anda dengan mengetikan perintah berikut : 


/etc/init.d/postgresql restart 
atau 
service postgresql restart


Bila tidak terjadi masalah anda dan postgrsql dapat menyala lagi maka anda sudah berhasil melakukan konfigurasi. selanjutnya bisa kita lakukan untuk konfigurasi IP tablesnya agar akses ke port 5432 di ijinkan oleh server. 


3. Konfigurasi Firewall 
Konfigurasi firewall ini  berguna untuk mendaftarkan port 5432 kedalam firewall server agar dijinkan untuk melalui firewall dan enabled untuk port tersebut . 


Langkah 1 
Okeh untuk langkah ini sebenarnya sangat simple.. tapi entah kenapa banyak orang bilang ini adalah hal yang sulit. kuncinya kita hanya perlu menambahkan satu baris saja.  Silahkan buka file konfigurasi firewallnya 
 ketikan perintah berkiut : 


 nano /etc/sysconfig/iptables


Langka 2 
Silahkan tambahkan baris berikut di atas tulisan commit

Cari baris :

-A RH-Firewall-1-INPUT -m state --state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT
 
Tambahkan  baris berikut dibawah baris diatas :
-----------------------------------------------------------------------------------------------
-A RH-Firewall-1-INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 5432 -j ACCEPT
-A RH-Firewall-1-INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 22 -j ACCEPT
-A RH-Firewall-1-INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 23 -j ACCEPT
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Port 22 merupakan port default Server SSH, sementara port 23 merupakan port default server telnet.  dan port 5432 adalah port baru yang kita tambahkan untuk port postgrsqlnya


Langkah 3 
Kita  restart firewall nya dengan mengetikan perintah dibawah ini  :

# /etc/init.d/iptables restart
atau
# service iptables restart
 
Okeh pada langkah ini kita sudah berhasil melakukan konfigurasi pada postgresql kita, agar bisa diakses dari luar. Silahkan anda coba panggil dari komputer lain bisa menggunakan PGADMINIII atau mengunakan skrip-skrip yang sudah kita buat.  Selamat mencoba dan semoga membantu.

Bagikan

Comments (0)

Silahkan Tinggalkan Komentar